{"id":6420,"date":"2025-03-25T02:44:10","date_gmt":"2025-03-25T06:44:10","guid":{"rendered":"https:\/\/plastisol-inks.com\/?p=6420"},"modified":"2025-03-25T02:44:14","modified_gmt":"2025-03-25T06:44:14","slug":"panduan-penting-tinta-plastisol-untuk-teknik-sablon-dan-manfaatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/plastisol-ink-essential-guide-to-screen-printing-techniques-and-benefits\/","title":{"rendered":"\u201cTinta Plastisol: Panduan Penting untuk Teknik dan Manfaat Sablon\u201d"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-rank-math-toc-block\" id=\"rank-math-toc\"><h2>Daftar isi<\/h2><nav><ul><li><a href=\"#plastisol-ink-essential-guide-to-screen-printing-techniques-and-benefits\">Tinta Plastisol: Panduan Penting untuk Teknik dan Manfaat Sablon<\/a><ul><li><a href=\"#techniques-for-printing-with-plastisol-ink\">Teknik Mencetak dengan Tinta Plastisol<\/a><ul><li><a href=\"#1-preparing-for-screen-printing\">1. Persiapan untuk Sablon<\/a><ul><li><a href=\"#choosing-the-right-mesh-count\">Memilih Jumlah Mesh yang Tepat<\/a><\/li><li><a href=\"#screen-coating-and-exposure\">Pelapisan dan Paparan Layar<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#2-printing-process\">2. Proses Pencetakan<\/a><ul><li><a href=\"#ink-application-and-printing-technique\">Pengaplikasian Tinta dan Teknik Pencetakan<\/a><\/li><li><a href=\"#underbase-printing-for-dark-garments\">Pencetakan Lapisan Dasar untuk Pakaian Gelap<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#3-curing-plastisol-ink\">3. Pengeringan Tinta Plastisol<\/a><ul><li><a href=\"#methods-of-curing\">Metode Penyembuhan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#benefits-of-using-plastisol-ink\">Manfaat Menggunakan Tinta Plastisol<\/a><ul><li><a href=\"#1-superior-print-quality\">1. Kualitas Cetak Unggul<\/a><\/li><li><a href=\"#2-long-shelf-life-and-easy-handling\">2. Masa Simpan Panjang dan Mudah Ditangani<\/a><\/li><li><a href=\"#3-versatility-across-fabrics\">3. Fleksibilitas di Berbagai Jenis Kain<\/a><\/li><li><a href=\"#4-special-effects-and-additives\">4. Efek Khusus dan Aditif<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a href=\"#common-challenges-and-troubleshooting\">Tantangan Umum dan Pemecahan Masalah<\/a><\/li><li><a href=\"#conclusion\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\" id=\"plastisol-ink-essential-guide-to-screen-printing-techniques-and-benefits\"><strong>Tinta Plastisol: Panduan Penting untuk Teknik dan Manfaat Sablon<\/strong><\/h1>\n\n\n\n<p>Sablon adalah salah satu metode pencetakan tekstil yang paling populer, dan tinta plastisol menjadi pilihan utama bagi banyak profesional. Daya tahan, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaannya menjadikannya standar industri untuk pencetakan pada kain, khususnya katun dan poliester. Panduan ini membahas teknik-teknik penting, keunggulan, dan praktik terbaik saat menggunakan tinta plastisol untuk memastikan hasil cetakan berkualitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-plastisol-ink\"><strong>Apa itu Tinta Plastisol?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol adalah <strong>Tinta berbahan dasar PVC, yang umum digunakan dalam tinta plastisol untuk sablon.<\/strong> yang tidak mengandung air atau pelarut, sehingga kompatibel dengan sablon plastisol. Tidak seperti tinta berbasis air, tinta plastisol tetap cair hingga mengeras di bawah panas, biasanya pada suhu sekitar <strong>320\u00b0F (160\u00b0C)<\/strong>Karakteristik ini menjadikan plastisol pilihan yang sangat baik untuk sablon, karena tidak mengering di atas layar dan memungkinkan manipulasi yang mudah selama produksi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"key-features-of-plastisol-ink\"><strong>Fitur Utama Tinta Plastisol<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tidak mengering sampai benar-benar kering:<\/strong> Berbeda dengan tinta berbasis air, plastisol tetap basah hingga terpapar suhu tinggi, sehingga memungkinkan waktu pengerjaan yang lebih lama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Warna cerah dan buram:<\/strong> Tinta plastisol memiliki pigmen yang sangat pekat, menghasilkan cetakan yang cerah, bahkan pada kain berwarna gelap.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Daya tahan yang sangat baik:<\/strong> Hasil cetakan tahan terhadap retak, pengelupasan, dan pemudaran seiring waktu, sehingga ideal untuk pakaian yang sering dicuci.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kemampuan pelapisan:<\/strong> Tinta plastisol dapat ditumpuk untuk desain multiwarna tanpa perlu pengeringan di antara lapisan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mudah digunakan:<\/strong> Untuk sebagian besar aplikasi, tidak diperlukan bahan tambahan khusus atau persyaratan penanganan khusus.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"562\" height=\"591\" src=\"https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/be36d8e218193d7589c664051a07a9d.png\" alt=\"cetakan plastisol\" class=\"wp-image-6422\" title=\"tinta plastisol\" srcset=\"https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/be36d8e218193d7589c664051a07a9d.png 562w, https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/be36d8e218193d7589c664051a07a9d-285x300.png 285w, https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/be36d8e218193d7589c664051a07a9d-11x12.png 11w\" sizes=\"(max-width: 562px) 100vw, 562px\" \/><figcaption>tinta plastisol<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"techniques-for-printing-with-plastisol-ink\"><strong>Teknik Mencetak dengan Tinta Plastisol<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menghasilkan sablon berkualitas tinggi menggunakan tinta plastisol, penting untuk menguasai teknik-teknik penting, termasuk persiapan, pencetakan, dan pengeringan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-preparing-for-screen-printing\"><strong>1. Persiapan untuk Sablon<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"choosing-the-right-mesh-count\"><strong>Memilih Jumlah Mesh yang Tepat<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Itu <strong>jumlah jala<\/strong> Kepadatan mesh pada layar menentukan seberapa banyak tinta yang menempel pada kain. Kepadatan mesh yang lebih rendah memungkinkan penempelan tinta yang lebih tebal, sedangkan kepadatan mesh yang lebih tinggi menghasilkan detail yang lebih halus.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Ukuran jala bawah (86-110)<\/strong>: Terbaik untuk endapan tinta tebal, grafis yang berani, atau tinta khusus seperti tinta timbul, glitter, dan plastisol putih.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jaring sedang (125-160)<\/strong>Ideal untuk pencetakan plastisol standar, menawarkan keseimbangan antara detail dan cakupan tinta.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ukuran mesh lebih besar (200-305)<\/strong>Digunakan untuk detail halus dan gambar halftone.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"screen-coating-and-exposure\"><strong>Pelapisan dan Paparan Layar<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lapisi layar dengan <strong>Emulsi berkualitas tinggi yang cocok untuk mencetak tinta plastisol.<\/strong> yang kompatibel dengan tinta plastisol.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan semuanya berjalan dengan benar <strong>waktu paparan<\/strong> untuk menciptakan tepi stensil yang tajam dan mencegah kekurangan atau kelebihan pencahayaan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengeringan dan pematangan emulsi yang tepat sebelum pencetakan sangat penting untuk menghindari kerusakan selama pencetakan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-printing-process\"><strong>2. Proses Pencetakan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"ink-application-and-printing-technique\"><strong>Pengaplikasian Tinta dan Teknik Pencetakan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan <strong>alat pembersih karet sedang hingga keras<\/strong> (biasanya 70 durometer) untuk mendorong tinta melewati layar.<\/li>\n\n\n\n<li>Cetak dengan <strong>tekanan dan sudut yang konsisten<\/strong> (45\u00b0) untuk memastikan distribusi tinta yang merata.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membanjiri layar<\/strong> Penggunaan tinta di antara setiap cetakan mencegah tinta mengering di jaring dan membantu menjaga konsistensi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"446\" height=\"259\" src=\"https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/8bc01aa18fe36743627818e49fd684d.png\" alt=\"cetakan plastisol\" class=\"wp-image-6437\" title=\"tinta plastisol\" srcset=\"https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/8bc01aa18fe36743627818e49fd684d.png 446w, https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/8bc01aa18fe36743627818e49fd684d-300x174.png 300w, https:\/\/plastisol-inks.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/8bc01aa18fe36743627818e49fd684d-18x10.png 18w\" sizes=\"(max-width: 446px) 100vw, 446px\" \/><figcaption>tinta plastisol<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"underbase-printing-for-dark-garments\"><strong>Pencetakan Lapisan Dasar untuk Pakaian Gelap<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Saat mencetak pada kain berwarna gelap, lapisan dasar berwarna putih atau terang seringkali diperlukan agar warna-warna terlihat lebih menonjol. Hal ini meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mencetak <strong>lapisan dasar putih<\/strong> Pertama.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengeringan kilat lapisan dasar sebelum mengaplikasikan warna tambahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mencetak warna yang diinginkan di atas lapisan dasar yang sudah mengering.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-curing-plastisol-ink\"><strong>3. Pengeringan Tinta Plastisol<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengeringan yang tepat sangat penting untuk hasil cetakan yang tahan lama. Tinta plastisol harus mencapai <strong>320\u00b0F (160\u00b0C)<\/strong> agar benar-benar kering. Jika kurang kering, hasil cetakan akan retak dan luntur; jika terlalu kering, kain bisa gosong, dan tinta bisa menjadi rapuh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"methods-of-curing\"><strong>Metode Penyembuhan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pengering Konveyor<\/strong>Ideal untuk produksi skala besar, memberikan panas yang konsisten di seluruh area pencetakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengering Kilat<\/strong>Digunakan untuk pengeringan sebagian dan pencetakan dalam jumlah kecil.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mesin Press Panas atau Pistol Panas<\/strong>Dapat digunakan dalam operasi skala kecil tetapi memerlukan pemantauan suhu yang cermat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan proses pengeringan yang tepat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan <strong>pistol pengukur suhu<\/strong> atau menggunakan termometer inframerah untuk memastikan tinta mencapai suhu yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Uji ketahanan hasil cetakan yang dibuat dengan tinta putih terhadap pencucian sebelum produksi massal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"benefits-of-using-plastisol-ink\"><strong>Manfaat Menggunakan Tinta Plastisol<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol menawarkan banyak keunggulan, menjadikannya pilihan utama dalam industri sablon.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-superior-print-quality\"><strong>1. Kualitas Cetak Unggul<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol menghasilkan <strong>tajam, bersemangat<\/strong>, Dan <strong>sangat buram<\/strong> tinta plastisol berada di permukaan kain dan tidak meresap, sehingga menghasilkan hasil akhir yang cerah dan cocok untuk sablon. <strong>berani dan cerah<\/strong> warna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-long-shelf-life-and-easy-handling\"><strong>2. Masa Simpan Panjang dan Mudah Ditangani<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena tinta plastisol tidak mengering di udara, maka tinta ini memiliki <strong>masa simpan yang panjang<\/strong> dan dapat disimpan tanpa tindakan pencegahan khusus. Hal ini memungkinkan para pencetak sablon untuk bekerja dengan kecepatan mereka sendiri tanpa khawatir tinta mengering di layar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-versatility-across-fabrics\"><strong>3. Fleksibilitas di Berbagai Jenis Kain<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol kompatibel dengan <strong>katun, poliester, campuran, dan bahkan permukaan non-tekstil<\/strong> bila dipersiapkan dengan benar. Aditif khusus dapat digunakan untuk meningkatkan daya rekat dan elastisitas pada material yang dapat diregangkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-special-effects-and-additives\"><strong>4. Efek Khusus dan Aditif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol dapat disesuaikan menggunakan berbagai aditif dan tinta khusus:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tinta Mengembang<\/strong>Mengembang saat mengering, menciptakan tekstur yang menonjol.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tinta Berkilau &amp; Metalik<\/strong>Menambahkan efek berkilauan pada hasil cetakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tinta Bercahaya dalam Gelap<\/strong>Menyerap cahaya dan bersinar dalam kondisi gelap, sehingga ideal untuk tinta sablon khusus.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aditif Peregang<\/strong>: Meningkatkan elastisitas untuk pakaian olahraga.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aditif Pendarahan Rendah<\/strong>Mencegah perpindahan warna saat mencetak pada poliester.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"common-challenges-and-troubleshooting\"><strong>Tantangan Umum dan Pemecahan Masalah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bahkan pencetak berpengalaman pun mungkin menghadapi tantangan saat bekerja dengan tinta plastisol sablon. Berikut adalah solusi untuk masalah umum:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th><strong>Masalah dengan pengaplikasian tinta sablon.<\/strong><\/th><th><strong>Menyebabkan<\/strong><\/th><th><strong>Larutan<\/strong><\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>Tinta retak setelah dicuci<\/td><td>Pengeringan yang kurang sempurna atau pengendapan tinta yang tidak tepat<\/td><td>Pastikan proses pengeringan yang tepat pada suhu 320\u00b0F dan gunakan ukuran mesh yang sesuai.<\/td><\/tr><tr><td>Tinta tidak menempel dengan baik<\/td><td>Ketidaksesuaian perlakuan kain atau jenis tinta<\/td><td>Gunakan pra-perawatan yang tepat atau aditif perekat.<\/td><\/tr><tr><td>Tinta terlalu kental atau kaku<\/td><td>Suhu dingin atau tinta lama<\/td><td>Aduk tinta hingga rata dan hangatkan sedikit sebelum digunakan.<\/td><\/tr><tr><td>Migrasi pewarna (pendarahan) dapat menjadi masalah saat menggunakan jenis tinta tertentu.<\/td><td>Pencetakan pada kain poliester<\/td><td>Gunakan tinta dengan daya tembus rendah atau lapisan dasar penghalang.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"conclusion\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tinta plastisol adalah pilihan yang ampuh dan andal untuk sablon, menawarkan daya tahan, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan. Dengan menguasai teknik yang tepat\u2014memilih ukuran mesh yang benar, menggunakan metode pencetakan yang tepat, memastikan pengeringan yang memadai, dan mengatasi masalah umum\u2014pencetak sablon dapat menghasilkan hasil yang berkualitas. <strong>hasil cetakan berkualitas tinggi dan tahan lama<\/strong>Baik Anda mencetak kaos kustom, pakaian olahraga, atau barang promosi, tinta plastisol memberikan hasil yang optimal. <strong>hasil terbaik untuk sablon berkualitas profesional<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memanfaatkan keunggulan tinta plastisol dan mengikuti praktik terbaik, Anda dapat meningkatkan proyek sablon Anda ke tingkat profesional. Baik Anda seorang pemula atau pencetak berpengalaman, memahami dan menyempurnakan teknik tinta plastisol akan membantu Anda menghasilkan cetakan yang luar biasa, tahan lama, dan menarik secara visual.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Plastisol Ink: Essential Guide to Screen Printing Techniques and Benefits Screen printing is one of the most popular methods for printing on textiles, and plastisol ink is the go-to choice for many professionals. Its durability, versatility, and ease of use make it the industry standard for printing on fabrics, particularly cotton and polyester. This guide [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6424,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[94],"class_list":["post-6420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-plastisol-print"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6420"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6438,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6420\/revisions\/6438"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6424"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/plastisol-inks.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}