Daftar isi
7 Masalah Umum pada Tinta Plastisol Sablon (dan Cara Memperbaikinya dengan Cepat)
Tinta plastisol adalah tinta kental dan berwarna yang digunakan untuk mencetak desain pada kaos, topi, dan kain lainnya. Namun terkadang, terjadi kesalahan. Panduan ini akan membantu Anda memperbaiki masalah umum tinta plastisol dengan cepat. Tanpa kata-kata yang membingungkan—hanya solusi sederhana!
1. Tinta Tidak Menempel pada Kain
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Suhu pengeringan terlalu rendah (tinta membutuhkan panas agar menempel).
- Kain tersebut kotor atau berminyak.
- Tinta yang digunakan berkualitas rendah.
Cara Memperbaikinya
- Periksa suhunya dengan termokopel (seperti termometer khusus).
- Suhu yang baik: 320°F (160°C) selama 30 detik.
- Kain bersih dengan CCI Chemicals Semprotkan sebelum mencetak.
- Gunakan merek terpercaya seperti Wilflex atau Rutland tinta.
Tips Cepat
Jenis Kain Suhu Terbaik
Kapas 320°F (160°C)
Poliester 300°F (149°C)

2. Lubang Jarum atau Mata Ikan (Lubang Kecil pada Hasil Cetakan)
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Debu di atas layar.
- Listrik statis (seperti ketika pakaian saling menempel).
- Salah jaring layar (lubang terlalu besar).
Cara Memperbaikinya
- Layar bersih dengan Pembersih emulsi Ecotex®.
- Semprot semprotan antistatik pada kain tersebut.
- Menggunakan Sefar 110–160 mesh layar.
Studi Kasus
- Kiwo Squeegees menemukan bahwa semprotan antistatik Buat lubang kecil dengan menggunakan 40%.
3. Tinta Melempar atau Bercak
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Tekanan alat pembersih kaca terlalu tinggi.
- Penyemprotan berlebihan (terlalu banyak panas di antara proses pencetakan).
Cara Memperbaikinya
- Sudut penyapu bawah hingga 15–20 derajat.
- Gunakan Unit pengeringan kilat Xenon untuk mengontrol panas.
Tabel Perbaikan Cepat
Perbaikan Masalah
Tinta warna luntur. Gunakan FN-INK Quick Cure.
Desain buram Tekanan squeegee lebih rendah
4. Cetakan yang Lengket atau Menempel
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Tinta adalah kurang matang (tidak cukup panas).
- Menggunakan plastisol berbasis ftalat (bahan kimia berbahaya).
Cara Memperbaikinya
- Periksa proses pengeringan dengan M&R PrintDry sensor.
- Beralih ke Galaksi Hijau® tinta (tanpa bahan kimia berbahaya).
Fakta
- 65% toko yang menggunakan tinta bebas ftalat memiliki lebih sedikit bekas sidik jari yang lengket.

5. Efek Bayangan (Gambar Ganda)
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Ketegangan layar terlalu longgar.
- Salah kekerasan squeegee.
Cara Memperbaikinya
- Gunakan pengukur tegangan (targetkan 25–30 N/cm²).
- Mencoba Murakami 70–90 durometer alat pembersih kaca.
Studi Kasus
- Beralih ke Squeegee dengan kekerasan 85 durometer Memperbaiki masalah ghosting pada 80% pada saat itu.
6. Tinta Menyumbat Layar
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Tinta mengering terlalu cepat.
- Ruangannya terlalu panas.
Cara Memperbaikinya
- Menambahkan Bahan Tambahan Tinta Union untuk memperlambat pengeringan.
- Bekerjalah di ruangan yang sejuk (72°F/22°C).
Fakta
- 40% penyumbatan terjadi di ruangan yang lebih panas dari 80°F (27°C).
7. Warna Pudar
Mengapa Hal Itu Terjadi
- Lapisan tinta tidak cukup.
- Tinta tidak tercampur dengan baik.
Cara Memperbaikinya
- Tambahkan dasar putih lapisan pertama.
- Campur tinta dengan Mixer Ryonet.
Tips Cepat
Perbaikan Masalah
Merah pudar. Gunakan 2 lapis tinta.
Warna kusam. Aduk tinta selama 5 menit.
Tips Profesional untuk Menghindari Masalah
- Menggunakan Perangkat lunak RIP untuk desain warna yang sempurna.
- Simpan tinta di wadah kedap udara.
- Hasil cetakan uji dengan ASTM D4361 uji pencucian.
Penghemat Biaya
- Memperbaiki kesalahan sejak dini menghemat biaya. $1,200/bulan!

Tanya Jawab Umum
Bisakah saya mencampur plastisol dengan tinta berbasis air?
Tidak! Mereka tidak bekerja bersama. Gunakan Matsui tinta berbasis air secara terpisah.
Berapa lama tinta plastisol bertahan?
6–12 bulan jika disimpan di tempat sejuk. Rutland Tinta bertahan paling lama.
Kesimpulan
Ikuti langkah-langkah ini untuk memperbaikinya. masalah tinta plastisol Cepat. Periksa suhu, bersihkan layar, dan gunakan alat yang tepat.



